Oktalina V Purba

Oktalina V Purba

Staff Puskesmas Penfui_Pranata Lab.Kes

Website URL: http://puskpnf.dinkes-kotakupang.web.id   |   Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tips untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Minggu, 13 Oktober 2019 09:55

Jantung merupakan organ vital yang bekerja tanpa henti. Jantung berperan penting dalam memompa darah ke seluruh tubuh untuk menunjang kelangsungan hidup. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kesehatan jantung dipelihara agar terhindar dari berbagai penyakit yang dapat merusaknya.

Menjaga kesehatan jantung dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana, seperti menjalani gaya hidup dan pola makan yang sehat. Mungkin Anda juga sudah sering mendengar dokter menganjurkan untuk rutin olahraga, menjaga berat badan ideal, dan tidak merokok. Hal ini karena beberapa langkah tersebut merupakan metode yang efektif untuk menjaga kesehatan jantung.

 

Cara Menjaga Kesehatan Jantung

Berikut ini beberapa pilihan gaya hidup untuk menjaga kesehatan jantung:

  1. Menghentikan kebiasaan merokok
    Perokok memiliki risiko yang jauh lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung koroner. Tidak hanya perokok sendiri, orang-orang di sekitarnya yang menghirup asap rokok ( perokok pasif) juga lebih berisiko mengalami penyakit tersebut.
    Hal ini karena zat beracun pada rokok dapat merusak pembuluh darah jantung, sehingga lama kelamaan aliran darah pada jantung menjadi terganggu. Akibatnya, fungsi jantung juga akan terganggu karena kekurangan oksigen dan nutrisi.
  2. Melakukan aktivitas fisik (olahraga) secara rutin
    Aktif secara fisik atau rutin olah raga dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Sempatkan waktu untuk berolahraga sekitar 20 – 30 menit setiap hari, karena manfaatnya sangat baik untuk kesehatan jantung. Pilihan olahraga ini bisa berupa jalan kaki, jogging, berenang, atau sekadar naik turun tangga.
  3. Mengonsumsi ikan
    Mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3 dapat membantu mencegah penyakit jantung. Ikan adalah salah satu makanan yang kaya akan asam lemak omega-3.
    Anda dapat memilih ikan , sarden, tuna, atau salmon. Konsumsilah ikan jenis ini dua kali seminggu secara teratur untuk mencukupi kebutuhan tubuh akan asam lemak omega-3.
  4. Mengonsumsi lebih banyak serat
    Menu makanan kaya akan serat dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Serat bisa didapatkan dari buah-buahan, sayuran, gandum, kacang, dan sereal. Penuhilah kebutuhan serat paling tidak 30 gram per hari.
    Perlu diperhatikan bahwa konsumsi makanan berserat harus dilakukan secara bertahap. Sebaiknya jangan makan sayuran dalam jumlah banyak sekaligus, karena dapat mengakibatkan perut kembung. Saat mengonsumsi serat, minumlah lebih banyak air putih untuk melancarkan pencernaan.
  5. Mengurangi konsumsi lemak jenuh
    Terlalu banyak mengonsumsi lemak jenuh dan lemak trans dapat meningkatkan kolesterol di dalam darah. Kolesterol yang menumpuk berpotensi menyumbat pembuluh darah jantung.
    Oleh karena itu, batasi konsumsi lemak jenuh. Lemak jenis ini banyak terdapat pada daging merah, kulit ayam, makanan olahan, makanan yang digoreng, margarin, serta produk susu kaya lemak.
  6. Menjaga tekanan darah
    Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah. Jika hal ini terjadi pada pembuluh darah organ-organ yang penting, seperti jantung dan otak, dapat berakibat fatal.
    Rutin berolahraga, mengurangi asupan garam, serta membatasi minuman beralkohol adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah tekanan darah tinggi.
  7. Menjaga kadar gula darah
    Kadar gula darah yang tinggi tidak hanya dapat membuat Anda terkena diabetes, namun juga membuat Anda berisiko terkena penyakit jantung. Hal ini karena gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang mengendalikan jantung serta pembuluh darah.
    Beberapa upaya untuk mengurangi risiko  diabetes dalah mengganti nasi putih dengan nasi merah, dan mengurangi asupan gula. Selain itu, periksakan kadar gula darah secara rutin, terutama jika usia Anda di atas 45 tahun.
  8. Mendapatkan istirahat yang cukup
    Usahakan untuk tidur selama 7-8 jam setiap hari. Kurang istirahat dapat meningkatkan risiko terkena penyakit darah tinggi, diabetes, dan serangan jantung.

Menjaga kesehatan jantung dapat dimulai dengan membiasakan gaya hidup sehat. Selain beberapa langkah di atas, Anda juga disarankan untuk mengelola stres dan memeriksakan kesehatan secara rutin ke dokter agar kesehatan jantung Anda tetap terjaga.

Sumber : www.alodokter.com

 

Cegah Gula Darah Rendah dengan Cara Ini

Minggu, 13 Oktober 2019 09:32

Gula darah rendah dapat terjadi pada seseorang yang belum makan selama beberapa jam. Akan tetapi, gula darah rendah lebih sering terjadi pada orang-orang dengan diabetes karena penggunaan obat-obatan insulin atau obat antidiabetes yang diminum. Risiko penurunan gula darah akan lebih besar pada penderita diabetes yang berolahraga lebih berat daripada biasanya, makan lebih sedikit daripada biasanya atau menjalani diet yang terlalu ketat, dan mengonsumsi minuman beralkohol.

Cara Mencegah Gula Darah Rendah

Bagi Anda yang rentan terserang hipoglekemia, atau penderita diabetes yang ingin menghindari gula darah rendah, beberapa cara berikut ini dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kondisi tersebut:

  • Memeriksa kadar gula darah secara teratur
    Rajin-rajinlah memeriksa kadar gula darah sesuai anjuran dari dokter. Anda dapat melakukan pemeriksaan gula darah sendiri menggunakan glukometer (alat pengukur gula darah) di rumah. Pelajari cara penggunaannya sesuai petunjuk pemakaian alat atau pengarahan dokter.
  • Mengatur pola makan yang teratur
    Usahakan untuk mengatur jadwal makan menjadi tiga kali makan besar yang diselingi dengan makanan ringan. Atur jadwal makan Anda agar berselang empat atau lima jam sekali, dan jangan pernah melewatkan waktu makan. Jangan lupa juga untuk mengganti kalori yang terbuang apabila Anda merasa telah beraktivitas lebih banyak daripada biasanya.
  • Pilih menu makanan seimbang
    Konsumsi menu makan seimbang dapat membantu mencegah Anda dari kondisi gula darah rendah. Pastikan untuk mencukupi asupan protein, seperti daging ayam tanpa kulit, ikan, telur, kacang kedelai, atau tahu dan tempe, dalam menu makanan Anda.Protein  akan membantu menjaga gula bertahan lebih lama selama diserap oleh tubuh.
    Selain itu, jangan lewatkan karbohohrat komplit yang bisa didapat dari beras merah atau roti gandum. Lengkapi diet sehatmu dengan buah-buahan yang merupakan sumber gula alami, seperti buah semangka, pisang, pir, mangga dan anggur.
  • Sedia camilan
    Siapkan makanan ringan yang mengandung karbohidrat dan protein di kantor, di rumah, atau di perjalanan. Makanan ringan atau camilan dapat membantu mencegah gula darah rendah.
  • Patuhi petunjuk dokter
    Anda yang menderita diabetes disarankan selalu mematuhi petunjuk dokter dalam mengonsumsi obat-obat antidiabetes, termasuk insulin. Aturan pola makan dari dokter atau ahli gizi Anda juga harus dipatuhi. Tujuannya adalah agar gula darah tetap stabil dan terhindar dari komplikasi penyakit.

Mengendalikan kadar gula darah untuk menghindari gula darah rendah memang membutuhkan kedisiplinan, terutama dalam mengatur pola makan. Namun kadang pengaturan pola makan saja belum cukup, jadi jangan ragu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Sumber : www.alodokter.com

Puskesmas Penfui mempunyai 3 wilayah kerja, yaitu kelurahan Penfui, kelurahan Naimata dan kelurahan Maulafa. Puskesmas Penfui melayani pemeriksaan ibu hamil dan juga pemeriksaan darah pada ibu hamil ujar bidan koordinator bidan Agnes. Berikut adalah beberapa jenis tes darah yang diperlukan saat hamil, yaitu:

  • Tes Haemoglobin
    Tes ini diperlukan untuk mengetahui apakah kadar haemoglobin dalam sel darah merah ibu hamil normal atau terlalu sedikit yang artinya pertanda anemia.
  • Tes golongan darah, antibodi, dan faktor resus
    Tes golongan darah dilakukan untuk mengetahui golongan darah (A, B, AB, atau O) dan resus darah ibu hamil (resus negatif atau positif).
  • Tes glukosa pada urine
    Pemeriksaan kadar gula darah ibu hamil biasanya dilakukan di trimester kedua kehamilan. Akan tetapi, dokter mungkin akan menyarankan tes gula darah lebih dini pada ibu hamil yang memiliki berat badan berlebih, pernah melahirkan anak dengan berat badan di atas 4,5 kilogram sebelumnya, atau memiliki riwayat diabetes.
  • Tes HIV
    Infeksi HIV penyebab AIDS pada ibu hamil bisa menular ke janin selama kehamilan, saat melahirkan, atau selama menyusui. Di Puskesmas Penfui jika hasil pemeriksaan HIV R1 reaktive, akan di rujuk ke VCT Sobat di RSU. W.Z. Jhohanes Kupang guna dilakukaan Konseling dan tes lanjutan ke R2 dan R3 menjalani tes HIV.
  • Tes sifilis
    Ibu hamil dengan perilaku seks berisiko atau memiliki tanda gejala penyakit menular seksual juga disarankan untuk melakukan tes sifilis. Sifilis yang tidak ditangani dapat menyebabkan cacat berat pada bayi, bahkan pada kasus yang lebih fatal, bayi bisa lahir dalam keadaan meninggal. Bila ibu hamil didiagnosis memiliki sifilis, dokter atau pengelola IMS akan memberikan antibiotik untuk mengobati penyakit tersebut dan mencegah penularan sifilis pada janin.
  • Tes hepatitis B
    Virus hepatitis B dapat menyebabkan penyakit hati yang serius. Hepatitis B dapat menular dari ibu kepada janin selama kehamilan. Akibatnya, bayi memiliki risiko tinggi untuk terinfeksi virus hepatitis jangka panjang dan menderita penyakit hati di kemudian hari.
    Karenanya, ibu hamil perlu menjalani tes darah untuk mendeteksi virus hepatitis B sejak dini, dan mendapatkan pengobatan jika hasil tesnya reaktif. Saat lahir, bayi dari ibu yang menderita hepatitis B perlu mendapat imunisasi hepatitis B secepatnya (paling lambat 24 jam setelah lahir).
  • Tes Malaria

Pemeriksaan malaria sangat penting diketahui secara dini, agar jika positif menderita malariaakan segera dilakukan penanganan.

 Selain itu, penting untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah setiap kali ibu hamil kontrol ke bidan atau dokter. Kenaikan tekanan darah pada periode akhir kehamilan bisa menjadi pertanda yang tidak diinginkan.  Bidan Agnes mengatakan agar kesehatan bumil dan kesehatan janinnya terjaga selama kehamilan, ibu hamil perlu rutin meluangkan waktu untuk melakukan pemeriksaan kandungan secara berkala ke puskesmas, ke pustu atau ke fasyankes lainnya.

PENTINGNYA TES GOLONGAN DARAH....

Jumat, 04 Oktober 2019 02:35

Dalam dunia medis, sistem penggolongan darah yang dikenal adalah sistem ABO (golongan darah A, B, AB, dan O), serta sistem penggolongan darah Anda juga ditentukan oleh gen yang Anda warisi dari orang tua.berdasarkan Rhesus (Rh positif dan Rh negatif). Umumnya, golongan darah Anda juga ditentukan oleh gen yang Anda warisi dari orang tua.

 

MANFAAT CEK GOLONGAN DARAH BAGI KESEHATAN

  • Transfusi darah
    Penyesuaian golongan darah menjadi salah satu syarat penting untuk mendonorkan darah atau menerima transfusi darah.
  • Mencegah komplikasi transfusi
    Tidak semua golongan darah bisa cocok satu sama lain, jadi penting untuk menerima donor atau mendonorkan darah sesuai dengan golongan darah Anda. Menerima darah yang tidak sesuai dengan golongan darah Anda bisa memicu penggumpalan darah dan komplikasi yang berakibat fatal bagi tubuh. Gejala dari ketidaksesuaian golongan darah pada proses transfusi darah yaitu demam, menggigil, mual, kulit dan mata tampak kuning, nyeri dada, perut, atau punggung, terdapat darah pada urin dan sesak napas. Tahapan komplikasi selanjutnya akibat transfusi yang tidak cocok dapat menyebabkan gagal ginjal, atau bahkan kematian.
  • Penting untuk ibu hamil
    Cek golongan darah juga penting bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya.

Pada orang dewasa, proses cek golongan darah dilakukan dengan pengambilan sampel darah melalui tusukan di jari atau melalui jarum yang dimasukkan ke pembuluh darah di lengan. Sedangkan pada bayi, pemeriksaan golongan darah dilakukan dengan mengambil sampel darah dari telapak kaki bayi.

Untuk menentukan golongan darah Anda, teknisi laboratorium akan mencampur sampel darah Anda dengan antibodi yang menyerang darah tipe A dan B untuk melihat reaksinya. Jika sel darah Anda menggumpal bila dicampur dengan antibodi terhadap darah tipe A, maka Anda memiliki golongan darah B. Sampel darah kemudian akan dicampur dengan serum anti-Rh. Jika sel darah Anda menggumpal sebagai reaksi terhadap serum anti-Rh, itu berarti Anda memiliki darah Rh-positif, begitu pula sebaliknya. Hasil pemeriksaan ini bisa Anda dapatkan dengan waktu hanya beberapa menit saja.

Tidak ada persiapan khusus yang harus Anda lakukan untuk melakukan cek golongan darah. Risiko tindakan, seperti perdarahan pasca pengambilan darah, jarang sekali terjadi, kecuali jika Anda memiliki riwayat gangguan pembekuan darah

 

Sumber : Alodokter.com

 

Refreshing Juga Perlu Lho....

Kamis, 03 Oktober 2019 07:20

Puskesmas Penfui menggelar acara refreshing di Taman Wisata Arjuna Kelurahan Bakunase 2. Pemilihan Taman Wisata Arjuna sebagai tempat kegiatan refreshing, karena lokasi taman wisata ini mudah dijangkau dan tidak terlalu jauh dari Puskesmas Penfui.

Selain itu, Taman Wisata Arjuna dilengkapi dengan kolam renang, juga kolam pemancingan. Tempatnya asri, ada deretan lopo-lopo-nya pula sebagai tempat istirahat serta café dengan kuliner khas lalapan ikan lele.

Dipimpin dr. George Sanu Putra, para tenaga medis bergegas menuju Taman Wisata Arjuna sekitar pukul 12.00 wita, setelah jam pelayanan puskesmas selesai. Mereka menggunakan kendaraan masing-masing, ada yang menggunakan sepeda motor, ada pula yang menggunakan mobil.

Tiba di Taman Wisata Arjuna,  para tenaga medis Puskesmas Penfui yang berjumlah sekitar 30-an orang itu, lalu berdoa bersama dan mengawali kegiatan refreshing dengan mengevaluasi kegiatan pelayanan kesehatan yang selama ini mereka lakukan di Puskesmas Penfui. Mereka juga berdiskusi, mencari solusi atas masalah yang dihadapi dan membahas program pelayanan puskesmas kedepan, agar program pelayanan kesehatan Puskesmas Penfui bisa berjalan baik sesuai harapan.

Setelah berdiskusi dan membahas program pelayanan kesehatan, para tenaga medis Puskesmas Penfui lalu makan siang bersama. Mereka memang menyiapkan sendiri menu istimewa, agar bisa menikmati makanan siang bersama di acara refreshing tersebut. Ada daging, ada ikan goreng, lalapan juga sayur-sayuran. Menikmati makanan bersama teman atau rekan kerja ternyata mengasikan.

Usai makan siang bersama dan beristirahat sejenak, ramai-ramai para tenaga medis ini menceburkan diri dengan mandi di kolam renang. Mereka tampak bahagia dan bersemangat, mereka mandi bersama sambil bercanda ria. Sementara, beberapa tenaga medis diantaranya, memilih memancing di kolam pemancingan.

Inilah keseruan kegiatan refreshing ala Puskesmas Penfui. Sayangnya, kegiatan refreshing kali ini tidak diisi dengan games/permainan dan lomba-lomba. Tidak seperti kegiatan refreshing tahun sebelumnya di Kolam Pemandian Baumata. Meski demikian, kegiatan refreshing kali ini tidak kalah serunya. Apalagi ada sesi foto-foto dan foto selfie bersama dengan latar belakang pembandangan yang indah.

“Kami ingin rileks sejenak sambil mengevaluasi kegiatan pelayanan yang sudah kami lakukan selama ini. Karena itu kami bersepakat menggelar acara refreshing ini untuk menjaga semangat kerja serta mempererat kebersamaan., kata dr George Sanu Putra.

 

Petugas kesehatan dari Puskesmas Penfui melaksanakan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak (DDTKA) terhadap para murid di Taman Kanak-Kanak (TK) Canossa Maulafa, Sabtu (28/9/2019). Sebanyak 32 anak yang terdiri dari 14 anak laki-laki dan 18 anak perempuan di TK Canossa Maulafa mendapat pemeriksaan kesehatan dari petugas puskesmas.

Deteksi  dini  tumbuh  kembang  anak (DDTKA)  adalah  pemeriksaan  untuk menemukan  secara  dini  adanya  penyimpangan  tumbuh  kembang  pada  balita  dan  anak  pra sekolah. Dengan ditemukan secara dini  penyimpangan atau masalah tumbuh kembang anak, maka  intervensi  akan  lebih  mudah  dilakukan.

Petugas Puskesmas Penfui yang melaksanakan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak (DDTKA) terhadap para murid Taman Kanak-Kanak (TK) Canossa Maulafa dipimpin dr. Santy Manek, bersama perawat Maria Luangkali dan bidan Yusnifa Husna. Pelaksanaan DDTKA disambut baik Kepala Taman Kanak-Kanak (TK) Canossa Maulafa, Suster Anselina M Mones, FdCC, S.Pd.

Pada kegiatan DDTKA ini, petugas Puskesmas Penfui menimbang berat badan setiap anak, mengukur tinggi badan, lingkar kepala, melakukan pemeriksaan telinga, pemeriksaan mata dan hidung setiap anak. Untuk anak yang diduga ada kelainan seperti terlalu aktif atau terlalu pendiam, akan dilakukan pemantauan melalui pelaksanaan program DDTKA tersebut.

Menurut dr. Santy Manek, Taman Kanak-Kanak (TK) Canossa Maulafa merupakan taman kanak-kanak pertama dalam wilayah kerja Puskesmas Penfui yang mendapat pelayanan DDTKA. Selanjutnya, petugas Puskesmas Penfui akan menjadwalkan pelayanan pemeriksaan DDTKA untuk semua taman kanak-kanak (TK) di wilayah kerja Puskesmas Penfui yang mencakup wilayah Kelurahan Penfui, Kelurahan Naimata dan Kelurahan Maulafa.

“Nanti setelah 3 bulan, kami akan datang lagi ke Taman Kanak-Kanak (TK) Canossa Maulafa untuk melakukan pemeriksaan dan melihat perkembangan anak setelah kami berikan terapi DDTKA. Kami berharap, tumbuh kembang anak di Taman Kanak-Kanak (TK) Canossa Maulafa dan di TK lainnya nanti bisa lebih baik setelah mendapat terapi DDTKA,” kata dr. Santy Manek.

 

PENTINGNYA MERAWAT KESEHATAN GIGI DAN MULUT

Senin, 30 September 2019 14:04

Sejatinya, kesehatan mulut dapat mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sehingga terganggunya kesehatan gigi dan mulut dapat berdampak pula pada terganggunya kualitas hidup Anda. Rongga mulut dan gigi yang sehat dan senantiasa bersih tentunya dapat  membuat Anda merasa lebih percaya diri saat berbicara, makan, dan bersosialisasi. Karena itulah, menjaga kebersihan gigi dan mulut setiap harinya merupakan tindakan pencegahan paling utama terhadap kerusakan permanen yang berkaitan dengan karies gigi dan penyakit periodontal.

Nah, salah satu cara menjaga kebersihan gigi dan mulut yang paling mudah dan banyak dianjurkan oleh pakar kesehatan adalah dengan menyikat gigi Anda sendiri, setiap hari. Teratur menyikat gigi dengan cara yang benar merupakan metode utama untuk menghilangkan plak serta mengontrol timbulnya penyakit akibat plak, seperti karies dan periodontitis. Hal inilah yang membuat Anda wajib untuk menyikat gigi setidaknya 2 kali sehari.

Lalu, untuk apa ke dokter gigi 6 bulan sekali?

Apabila menyikat gigi telah dilakukan setiap hari, ada baiknya perawatan ini dilengkapi pula dengan rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali. Hal ini sebenarnya menguntungkan Anda, lho. Mengapa? Sebab, dengan mengunjungi dokter gigi, Anda dapat :

  1. Mengetahui kondisi kesehatan gigi dan mulut

Dengan memeriksakan gigi secara rutin, Anda dapat mengontrol kondisi kesehatan gigi. Biasanya, terdapat beberapa karies dan plak gigi yang tersembunyi di celah-celah gigi sehingga tidak bisa Anda bersihkan secara sempurna dengan perawatan sehari-hari. Keberadaan plak dan karang tersembunyi ini pun tidak terlihat oleh Anda. Selain itu, bagian lain dalam mulut seperti lidah dan gusi pun dapat diketahui kondisi kesehatannya.

  1. Membersihkan plak gigi atau karang gigi

Jika ternyata pada saat pemeriksaan ditemukan karang gigi, Anda tentu dapat langsung membersihkannya di dokter gigi. Sebab, seperti yang telah kita ketahui, karang gigi tidak dapat hilang hanya dengan menyikat gigi. Nah, dengan penanganan oleh dokter gigi, karang pada gigi Anda dapat dihilangkan menggunakan alat manual atau dengan alat elektrik yang dinamakan scaller.

  1. Diberikan edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut

Hal yang terpenting dari mengunjungi dokter gigi adalah pemberian edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut. Eits, jangan salah. Pendidikan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut itu penting lho, untuk dilakukan secara kontinyu. Sebab, dengan edukasi berkelanjutan, seseorang akan menjadi lebih paham mengenai pentingnya cara merawat kesehatan gigi. Sehingga kebiasaan dan gaya hidup yang dikembangkan seseorang sejak dini juga tidak akan merugikan kesehatan gigi dan mulut; seperti kebiasaan untuk menyikat gigi dan membersihkan lidah.

Sumber : go-dok.com

Manfaat Medical Check Up

Senin, 30 September 2019 07:14

Pemeriksaan kesehatan rutin sama pentingnya dengan kesehatan dan kesejahteraan umum Anda.

Kampanye Imunisasi MR (Measles/Campak & Rubella/Campak Jerman)  mulai familiar di mata dan telinga kita. Pemerintah melalui berbagai media yang dapat menjangkau pengetahuan masyarakat luas pun mulai digerakkan. Melalui semua channel televisi pemerintah mengajak semua warganya untuk sadar imunisasi dan mengkampanyekan imunisasi MR untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas generasi penerus bangsa Indonesia.

Refreshing Tenaga Puskesmas Penfui

Jumat, 27 Juli 2018 07:33

Puskesmas Penfui punya cara sendiri untuk membangun kebersamaan dan semangat kerja dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Agar para tenaga medisnya tidak jenuh dengan rutinitas pekerjaan, Puskesmas Penfui menggelar acara refreshing tahunan di kawasan wisata Kolam Pemandian Baumata.

Halaman 1 dari 2